SURABAYA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Cabang Rajawali Surabaya kembali menyalurkan dukungan nyata kepada SMK Teknik PAL Surabaya pada Rabu (14/5). Kali ini, bantuan diberikan dalam bentuk pengadaan fasilitas komputer dan jaringan senilai Rp 81.816.000
Ida Susana Tri Rahayu, Pimpinan Cabang BRI Rajawali Surabaya, menyampikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Tujuannya tidak hanya meningkatkan kompetensi siswa, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk bersaing di era digital dan global.
“TJSL ini diberikan supaya adik‑adik SMK Teknik PAL bisa makin meningkatkan kompetensi dan skill‑nya, supaya bisa bersaing di dunia global serta era digital seperti sekarang ini.” ujar Ida.
Ida menekankan pentingnya konsep pembelajaran berbasis teaching factory dalam dunia vokasi. Di SMK Teknik PAL Surabaya, program ini telah berkembang menjadi pusat layanan (service center) atau “Komputer Klinik”, yang dikelola oleh siswa dan guru.
Kerjasama antara PT PAL dan Bank BRI telah terjalin sejak lama. Berawal dari permohonan dari pihak sekolah, BRI ikut mendukung berbagai kebutuhan, termasuk pemberian laptop beberapa tahun sebelumnya
Kepala SMK Teknik PAL, Eko Agus Triswanto, menjelaskan bahwa bantuan ini sangat krusial dalam menunjang praktik siswa, sekaligus mempersiapkan lulusan agar siap masuk dunia industri.
“Melalui service center ini selain ilmu yang diserap para siswa juga bisa untuk mendukung praktik, dan nantinya dikembangkan menjadi bisnis yang dikelola sehingga bisa mendapatkan penghasilan.” jelasnya.
Tak hanya sekadar alat, bantuan ini menjadi bagian dari teaching factory—program pembelajaran berbasis industri yang diterapkan di SMK Teknik PAL. Salah satunya melalui unit kerja “Komputer Klinik”, tempat siswa belajar langsung menangani perbaikan perangkat, layanan jaringan, dan konsultasi IT. “Service center ini jadi wadah siswa untuk praktik langsung, bahkan bisa jadi bisnis ke depan,” imbuhnya.
Ke depan, kedua pihak membuka peluang kerjasama lanjutan dari perawatan perangkat, perakitan PC hingga pengembangan teknologi digital yang bisa digunakan bersama, baik untuk siswa maupun masyarakat.



